Kabar Hukum
Kapolres Depok Sesalkan Insiden Salah Tangkap
Minggu, 6 Desember 2009 22:25 WIB
Depok, (tvOne)
Insiden salah tangkap yang dilakukan oleh lima orang anggota Polsek Beji, Depok, terhadap Direktur Komunitas Bambu, JJ Rizal, Sabtu (5/12) sekitar pukul 23.45 WIB disesalkan aparat kepolisian setempat. "Kami menyesalkan adanya insiden pemukulan dan salah tangkap tersebt dan akan segera melakukan pembenahan internal," kata Kapolres Depok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Saidal Mursalin, di Depok, Minggu (6/12).
Direktur komunitas bambu, JJ Rizal, sebelumnya didatangi lima pria berpakaian preman dan dipukuli di depan Depok Town Square (Detos), hingga mengakibatkan wajahnya lebam. Kemudian Rizal dibawa di Polsek Beji untuk diperiksa lebih lanjut, namun setelah tidak terbukti bersalah, korban kemudian dilepaskan. Rizal yang alumnus Sejarah UI itu kemudian memeriksakan diri di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok untuk keperluan visum.
Kapolres berjanji akan memproses masalah tersebut secepatnya dan menyatakan kejadian yang menimpa Rizal hanya bagian dari penyelidikan semata. Ia menjelaskan aparat sebelumnya sempat mencurigai Rizal, namun saat dipanggil dia tidak menggubris dan mencoba lari. Kemudian terjadi dialog, dan ketika tidak terbukti, Rizal pun diperbolehkan pulang.
Sementara itu, Kapolsek Beji AKP Sukardi mengatakan dalam waktu dekat, kelima anggota Polsek Beji yang terlibat atas dugaan salah tangkap tersebut yakni AT, SR, SA, MA, dan SU akan segera menjalankan sidang disiplin. "Kelima anggota kita sudah diperiksa di Polda Metro Jaya), sekarang status mereka terperiksa," katanya.
