tvOne Newsticker
Kamis, 18 Maret 2010

Kabar Hukum

Kabareskrim Baru Bantah Pernah Lindungi Bandar Judi

Rabu, 25 November 2009 18:31 WIB

Jakarta, (tvOne) 

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri pengganti Komjen Pol. Susno Duadji, yakni Irjen Ito Sumardi Djunisanyoto membantah dirinya pernah terlibat dugaan kasus melindungi bandar judi dan pengusaha "ilegal logging".  "Berita itu tidak benar dan tidak sesuai fakta pembuktian," kata Ito Sumardi saat dimintai keterangan terkait tuduhan keterlibatannya melindungi para bandar judi dan penyelundup kayu, di Mabes Polri, Rabu (25/11).

Sebelumnya, pengamat kepolisian, Neta S. Pane menyoroti masalah yang pernah membelit Ito saat mengembang tugas sebagai Kapolda Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel).  Inspektorat Pengawasan Umum, serta Divisi Profesi dan Pengamanan Polri pernah memeriksa Irjen Ito Sumardi saat menjadi Kapolda Sumsel karena diduga membiarkan praktik judi ketika masih menjadi Kapolda Riau pada tahun 2008. "Akibatnya, Ito dicopot jadi Kapolda Sumsel karena kasus saat jadi Kapolda Riau," kata Neta.

Namun demikian, Ito mengungkapkan, dugaan laporan itu sudah diklarifikasi kepada pimpinan Polri. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri sudah menerimanya sehingga tidak masalah. Ito menuturkan dirinya tidak terbukti terlibat melindungi bandar judi dan pelaku ilegal logging karena ada pengungkapan, serta menangkap bandar penyelundupan kayu di Riau.

Koordinator Staf Ahli Kapolri ini menyatakan, tuduhan keterlibatan dirinya tersebut tidak memiliki fakta. Menurutnya, kemungkinan besar ada pihak yang sengaja menuduh karena tidak terima terhadap yang dilakukan Ito saat menjabat Kapolda Riau maupun Sumsel. "Masalah judi selesai karena zaman saya menjabat Kapolda Riau tidak ada lagi praktik judi di sana," ungkap Ito. 

Ia menambahkan, dirinya mendapat promosi bintang dua (Irjen) pascamenjabat Kapolda Sumsel. Ito menunjukkan bukti promosi kepangkatan itu ketika menempati sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri yang dianggap sebagai promosi jabatan di antara staf ahli yang lain.

Ito yang sebentar lagi akan memiliki bintang tiga atau Komjen itu meminta untuk membuktikan siapa bandar kayu ilegalnya yang dilindungi, lain halnya melindungi PT Indah Kiat atau RAPP karena itu perusahaan besar sehingga harus mendapat pengamanan. "Tapi saya tahu siapa yang menuduh semuanya tapi masalah itu tidak perlu diperpanjang lagi," ucap Ito. (Ant)
 

ai
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar